KOK BISA PENUH?

6 May

BYURRRR !!!, “Duh kok gak masuk-masuk nih, padahal sudah sekian kali di flushing”, gumam Ling bercampur jijik.

Ling keluar WC dan seraya menutup pintunya, “Al, WC gue penuh, gue musti ngapain nih?”

“Mmmmm….coba deh telp UPTD PAL Kota Bogor saja, biar nanti mereka datang membantu, googling aja Ling” ujar Al kemudian

“Emang sudah berapa kali di sedot Ling?” tambah Al

“Setiap kali musim hujan sapiteng di sini pasti penuh Al, di tempat Atio Iwan malah udah puluhan tahun sapitengnya gak pernah disedot, hebat ya Al” Jawab Ling

“Wah berarti septiktank di rumah lo dan Oom lo itu gak kedap dong?, bahaya tuh, mencemari air tanah, sumber penyakit”, lanjut Al

“Ah semua orang juga begitu, masih mending rumah gue pake sapiteng, tetangga di pinggir kali malah langsung dibuang ke kali dari klosetnya”

“Hush udah jangan ditiru kebiasaan Buang Air Besar Sembarangan yang keliru itu”

“Setiap rumah itu harus memiliki tangki septik yang kedap, maksudnya kedap untuk menampung lumpur tinja, sementara cairannya setelah “mengendap” 2 hari di dalam septiktank, disalurkan ke selokan atau di resapkan ke tanah….”

“….nah Lumpur yang udah stabil di tangki septik lo ini, akan terus bertambah banyak dan harus disedot karena akan menuh-menuhin septiktank lo…”

“….jadi bukan penuh karena mampet atau keisi air hujan ya ling…”

“…klo penuh keisi air hujan tandanya tangki septik nya gak kedap, begitu juga TS di tempat oom lo, itu gak pernah penuh karena lubangnya tembus ke tanah, dan langsung meresap…”

“…Ling..Ling…. denger gak sih..?”

“Eeeh, eh iya denger, …. Nngggg… Al, kalau di rumah lo emang sudah berapa kali disedot sapitengnya?, tanya Ling penasaran

“Hehe, di rumah gue tidak perlu di sedot”, sahut Al dengan nada menggoda

“Di kota2 besar seperti Jakarta, Bandung, Jogja, Solo, sebagian kecil penduduk kota nya sudah dilayani jaringan perpipaan air limbah, jadi setiap rumah gak perlu pake Septiktank lagi, plung..byurr, langsung mengalir ke jaringan perpipaan perkotaan” Lanjut Al

“Owwww….Al, petugas sedot nya sudah datang membawa truk tangki besar, nanti dilanjutkan lagi ngobrolnya ya..”, buru-buru Ling menutup telp nya.

Yuk, kita sama-sama periksa, diantara kamu semua siapa yang tangki septik di rumahnya belum kedap ?***

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: