HARD TO SAY I’M SORRY

26 Nov

BLETAKS! Suara keras benda jatuh menimpa kepala seorang penumpang yg duduk di bawahnya.

Disusul hampir bersamaan suara, “Aduh!” Dan “eh..eh..”. Pemilik yang bendanya jatuh buru-buru mengambil dari pangkuan penumpang di depannya itu. Yang jadi perhatian Ling adalah keanehan pada ekspresi pemilik benda itu yang malah cengengesan tanpa sepatah kata maaf atau maap atau sorry. “Simpan di bawah ajah,” kata suara di belakang. Mungkin istri si pemilik benda yang entah apa itu terbungkus kantong plastik hitam. Bentuknya kotak ukuran sekitar 50 x 50 cm.

Ling melirik penumpang di sebelahnya yang jadi korban tadi. Sudut kiri kepalanya terluka dan berdarah. Keanehan kedua adalah laki-laki itupun tidak berkata apa-apa. Dia mencari tissue di kantongnya, lalu mengusap dan menutupi lukanya.

Keanehan ketiga, Ling yang malahan sebel dan sewot. “Ih koq ga minta maap ya,” katanya dengan keras mengalahkan suara pengamen yang sedang asik nyanyi lagu kesasar alias salah alamat.

Si korban hanya melirik dan tersenyum. Ling cari gara-gara. “Bang ganti dong lagunya. It’s hard to say I am sorry. Tau kan artinya bang?”

“Ga, neng.”

“Itu artinya ‘ga punya peranakan eh perasaan’, bang.”

Tampaknya penumpang pemilik benda itu merasa sindiran-sindiran Ling. Tapi di belakang Ling mereka bercakap berdua.

“Lha kan bukan salah kita ya, bu. Benda itu kan jatuh sendiri.”

“Iya, pak. Tenang ajah bapak ga salah koq. Orang itu ajah salah duduk di situ.”

Oalaaa…”Bang, ganti lagi lagunya. ‘Alangkah lucunya bis ini’.”

“Itu mah judul pilm, neng.”

Oh iyayaya.

“Hahaha hahaha, aduh Ling..Ling…” Al sakit perut ketawa-tawa diceritakan Ling di kantin sekolah.

“Kalo gue jadi penumpang, gue akan selalu waspada ada apa di kiri-kanan, atas-bawah. Jadi gue akan terhindar dari ketiban barang-barang yang di atas gue,” lanjut Al.

“Lahhh kalo orang yang nyimpan barang itu datang atau nyimpan setelah elo awalnya lihat ga ada, gimana?

“Ya gue akan selalu awasi apa yang ada dan akan ada di sekeliling gue donk.”

“Lebih aman duduk di tengah atau pinggir dekat kaca.”

“Kalo loe yang kena apa yang bakal elo lakukan ya Ling?

“Bakalan gue ulang kejadian itu dengan dia sebagai korban, trus gue kasih soal multiple choice.”

“Hahh? Soal apa?”

“Soalnya gini: jika bapak dan ibu membawa benda dan jatuh melukai orang lain,
apa yang akan bapak dan ibu lakukan? A. Minta benda itu kembali, B. Senyum, C. Bengong saja, D. Diam”

“Lho koq ga ada pilihan Minta Maap?”

“Kalo dia nanya gitu, gue bakal jawab: bapak dan ibu, balik ke sekolah dan tanya ke guru kalian yaaa!”

***…..ciaaattt…

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: