CHICKEN SOUP OF THE TOLL

12 Jun

Kenapa ya orang koq senang berandai-andai untuk yang tidak akan mereka lakukan atau untuk yang sedang mereka tidak lakukan. Seperti di bis saat ini, di sebelah Al dan Ling duduk seorang ibu yang terus mengeluh.

“Lama ya ngetemnya.” Masih belum puas dengan keluhan itu, dipertegasnya dengan mengangkat bahu sambil berkata, “ihh.”

Hahaha… Sebel tapi benar memang bis jurusan Bogor-Tanjung priuk ini lama ngetem di terminal dan menunggu penuh. Kebanyakan cepat penuh pagi hari, kalau makin siang ya makin lama menunggu penuh. Sudah hampir 1 jam baru mau hampir penuh.

Ling udah ngatuk dan lagi males nyahut. Al yang menanggapi dengan menggangguk-angguk.

Semenit kemudian si ibu bilang, “Enakan naik kereta api ya. Jadwalnya jelas.”

“Gitu ya,” Al bersikap sopan.

“Kalau naik kereta api udah sampe nih.”

“Lha ga mungkin kan sekarang di bis, kalau ibu sekarang turun juga belum nyampe stasiun,” kantuk Ling jadi hilang dan ga tahan juga untuk diam. Keringat pun sudah mulai bercucuran di kening.

Saat ini bis mulai berangkat. Memasuki tol yang disebut jalur bebas hambatan, sayangnya ga berlangsung mulus, cuma 19 menit kemudian perjalanan terhambat pekerjaan pelebaran jalan.

Butir peluh makin penuh di wajah tiap penumpang. Sementara bis merayap, berhenti, merangkak, berhenti lagi.

“Tuh kan enakan naik kereta api ya.”

“Kenapa, bu?” tanya Al.

“Iya kalau kereta api kan ga ada macetnya.” Ibu ini rupanya belum mengalami berhenti di tengah jalur rel selama 2 jam dan tidak ada daya apapun.

“Memang ibu mau ke mana?” tanya Al lagi.

“Cempaka putih.”

Gubraks! Ke daerah itu kan ga ada jalur kereta api. Kalaupun turun harus naik kendaraan lain dan ngetem plus macet juga.

“Trus kenapa ibu tadi ga naik kereta api ajah?” Ling menyela kesel.

“Karena anak ibu yang kasih ongkos bilang begitu.”

Al mencegah Ling menyela. Al sudah bayangkan Ling akan bilang: ini saya kasih ongkos, ibu turun dan naik kereta api sekarang. Terus ibu itu akan bilang: sekarang mana mungkin? Lagipula kamu kan bukan anak saya. Lalu Ling akan bilang: untung ibu saya ga kayak ibu. Wah repots deh.

Jadi lebih baik Al buru-buru memotong ke pembicaraan lain.

“Pelebaran jalan koq bikin macet ya, Ling.”

“Nah, tadi juga gue lagi mikir begitu. Padahal kan jalan yang udah ada ini ga ikut dibongkar.”

“Pekerjaan ini hanya menyita bahu jalan lho, Ling. Berarti selama ini bahu jalan sangat berfungsi ya, padahal bahu jalan hanya untuk berhenti darurat kan?”

“Iya, untuk lewat atau mendahului.”

“Tuh kalo kereta api kan ga bisa keluar rel,” ibu itu masih penasaran membela kereta api.

Bis akhirnya lepas dari kepadatan yang entah karena apa. Tapi rakyat dalam bis ini hanya diberi udara senang sesaat.

Memasuki KM 14, terdengar sirene motor tertahan dengan frekuensi rendah khas petugas pembuka jalan. Nampak polisi gagah dengan motor gede dan mikrofon yang menyatu dengan helm.

Meluncur sambil menggerakan tangan memberi tanda agar para sopir melambatkan kendaraan. Hingga menjelang pertemuan pintu tol masuk sudah nampak mobil patroli polisi dan barisan polisi sedang menyetop kendaraan yang lewat.

Segera tampak jalur di depan bersih bebas hambatan, semua kendaraan di jalan tol dihentikan, mengakibatkan antrian macet kembali mengekor.

Sejurus kemudian di sisi kiri jalan puluhan lampu-lampu revolver biru kelap-kelip terlihat mendekat dari arah belakang kiri. gabungan mobil polisi lalulintas, dan mobil jeep hitam berjendela gelap yang berlampu kelap kelip senada.

Melaju dengan kecepatan penuh memasuki jalan tol, diiringai puluhan mobil dengan kaca gelap, membawa rombongan orang penting yang sedang menjalankan tugas negara.

Keringat Al dan Ling makin bercucuran, pastinya penumpang lain juga begitu. Jadilah penumpang kayak “chicken” jadi “soup” kepanasan di jalan tol.

“Tuh, bu. Kalau mau lancar ya jadi pejabat!”

***Kalau naik kereta api kan ga di stop

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: