GESER DOONGGG….

15 Feb

“Ah saya mah dekat kok” kata penumpang yang duduk di pinggir kursi angkot itu. Padahal di sisi belakangnya tempat duduk masih seluas lapangan bola. Weks.. angkotnya sebesar apa…hehe. Di sisi seberang tempat duduk itu sudah penuh jajaran penumpang lain yang lirik-lirik seakan menunggu reaksi Ling. “Ibu turun di mana?” Ling langsung menyambar. “Blok C,” jawabnya. “Saya Blok B. Lebih dulu saya kan?”Memang sih, di kendaraan umum terutama angkot, selalu ada penumpang yang mencari tempat duduk dekat pintu keluar. Tidak mau bergeser dan menghambat kelancaran perjalanan. Kenapa sih orang orang ini gak mau bergeser ke dalam dengan alasan untuk kemudahan? Huuuhh kemudahan siapa?

Atas nama kemudahan untuk penumpang berikutnya, seharusnya penumpang kendaraan umum mencontoh Al yang selalu duduk di bagian dalam saat angkot masih luang atau mencari tempat di bagian dalam saat harus berdiri di dalam bis. Menempuh jarak dekat ataupun jauh, Al selalu duduk di dalam, dan rela menerobos kerumunan penumpang saat mau turun.

Al berpikir tentu lebih menyenangkan bagi penumpang lain kalau bisa naik dan turun dengan mudah, sang supir juga senang karena tidak repot menghadapi situasi seperti tadi. Untungnya penumpang macam Ling mungkin tidak banyak.

Kali ini Al setuju dengan cara Ling ngotot seperti itu. Ia juga pernah menyuruh penumpang macam itu untuk turun agar tidak menghalangi jalan masuk. “Kalau mau duduk di dekat pintu, turun dulu deh pak. Atau naiknya belakangan aja,” kata Al.

Saat ini di latardepani hamparan luas pasir pekarangan gunung Bromo, Al kembali memikirkan fenomena itu. Di pagi dingin itu, Al membuka suara. Dari mulutnya keluar kepulan asap dan kalimat, “Ling, ingat kan soal penumpang di angkot yang ga mau geser? Kan ada teori di pergudangan, FIFO alias First In First Out, barang yang lebih awal datang, akan keluar lebih dulu, dan LIFO – Last In First Out, yang lebih akhir masuk akan keluar lebih dulu. Ada juga teori pelayanan First In First Serve, FIFS”.

Ling menengok malas,”Apaan sihhh?”

Nah, teori mana yang lebih cocok pada posisi bangku di angkot atau bus? Karena merupakan fungsi pelayanan, maka antrian yang cocok adalah dengan model FIFO/FIFS. Bayangkan dengan angkutan bemo yang berisi 6 penumpang. Tiga di kiri dan tiga di kanan, dengan lutut saling beradu pada saat duduk. Kalau menerapkan FIFO, tentu penumpang pertama yang datang akan mendapat hak untuk memilih di sebelah mana dia akan duduk. Jadi adalah sah saja kalau ada penumpang yang masuk duluan dan memilih duduk di dekat pintu, kalau dia memang akan turun duluan. Kalau dia masuk duluan dan tidak turun duluan maka dia harus duduk di bagian dalam”.

Loe ngigau ya, Al? Kan kondisi angkot beda dengan gudang. Orang yang first in belum tentu first out. Untuk kemudahan dan kelancaran berlaku etika dan kesadaran ajah lah. Jadi teorinya berlaku untuk arus masuk first in ya ke dalem donk…”

Ga, gw lagi berpikir ga seharusnya menyuruh orang untuk turun dan memberi jalan bagi yang akan masuk. Sesuai teori pelayanan FIFS, penumpang itu gapapa berlaku begitu”.

“Ihh gw tadinya kedinginan jadi panas nih, Al. Barang diatur karena ga bisa ngatur dirinya. Manusia kan ssssseeehhaaarrrusssnyaaa bissaaaa.”

***Gitu ajah koq repot…

One Response to “GESER DOONGGG….”

  1. holisul 26 November, 2011 at 12:51 #

    Aku suka dengan cara penulisan anda yg mengajar dgn tdk membosankan.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: